Yonif TP 813/Arweyani Panen Kacang Panjang, Perkuat Kemandirian Pangan di Wilayah

Yonif TP 813/Arweyani Panen Kacang Panjang, Perkuat Kemandirian Pangan di Wilayah

Nov 6, 2026 - 13:44
 0  3
Yonif TP 813/Arweyani Panen Kacang Panjang, Perkuat Kemandirian Pangan di Wilayah

PAPUA, Lereh – Personel Kompi Pertanian Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 813/Arweyani melaksanakan panen kacang panjang di lahan pertanian batalyon yang dikelola secara mandiri, Kamis (5/11/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas Kompi Pertanian dalam mendukung program kemandirian pangan melalui pengelolaan lahan produktif dan pemanfaatan sektor pertanian di lingkungan batalyon.

Panen dilakukan oleh personel Kompi Pertanian yang sejak awal terlibat dalam pengelolaan lahan, mulai dari penyiapan media tanam, penanaman, perawatan, hingga masa panen. Lahan yang dikelola berada di area batalyon dan difungsikan sebagai lahan produktif untuk tanaman hortikultura, salah satunya kacang panjang. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis pagi dan melibatkan personel yang bertugas di Kompi Pertanian.

Menurut keterangan satuan, pengelolaan lahan pertanian dilakukan secara mandiri oleh personel Kompi Pertanian sebagai bagian dari tugas pokok kesatuan. Hasil panen tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pangan internal satuan, tetapi juga menjadi sarana latihan keterampilan pertanian bagi personel. Pola pengelolaan ini disebut telah berjalan rutin dan menjadi bagian dari kegiatan harian kompi tersebut.

Komandan Yonif TP 813/Arweyani, Letkol Inf Wahyu Hendra Saputra, S.E., M.Sc., menyatakan bahwa kegiatan panen merupakan wujud nyata dukungan satuan terhadap program ketahanan pangan. "Panen kacang panjang ini adalah bagian dari upaya satuan mengoptimalkan lahan yang ada. Kami ingin personel tidak hanya terlatih dalam tugas militer, tetapi juga memiliki kemampuan mengelola sektor pertanian secara produktif," ujarnya.

Lebih lanjut, Letkol Inf Wahyu Hendra Saputra, S.E., M.Sc., juga menegaskan bahwa pengelolaan lahan dilakukan secara berkelanjutan. "Kompi Pertanian bertanggung jawab penuh atas lahan ini, mulai dari perencanaan tanam hingga panen. Hasilnya kami manfaatkan untuk kebutuhan satuan dan Masyarakat di sekitar kami, sekaligus menjadi contoh bahwa lahan terbatas pun bisa produktif," katanya.

Dampak dari kegiatan ini terlihat pada pemenuhan kebutuhan pangan satuan yang sebagian berasal dari hasil kebun sendiri, serta meningkatnya keterampilan personel di bidang pertanian. Pengelolaan lahan produktif juga disebut berkontribusi pada efisiensi kebutuhan dapur satuan dan menjadi sarana pembinaan teritorial di bidang pangan.

Ke depan, Yonif TP 813/Arweyani menyatakan akan terus mengoptimalkan potensi pertanian guna memenuhi kebutuhan pangan sekaligus mendorong produktivitas dan ketahanan pangan satuan. Kegiatan serupa dijadwalkan berlanjut pada masa tanam berikutnya dengan komoditas yang disesuaikan dengan kondisi lahan. Satuan juga membuka kemungkinan melibatkan masyarakat sekitar dalam pengelolaan lahan sebagai bagian dari pembinaan teritorial.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow