Program TEKAD, Prajurit Yonif TP 860/NSK Hadir Mengajar di SD Inpres Urei Faisei
Program TEKAD, Prajurit Yonif TP 860/NSK Hadir Mengajar di SD Inpres Urei Faisei
PAPUA, WAROPEN – Kepedulian terhadap pendidikan generasi muda di Kabupaten Waropen, Papua, diwujudkan prajurit Yonif TP 860/NSK melalui program unggulan TEKAD (Tentara Kreatif Mengajar dengan Hati). Kali ini, para prajurit hadir di SD Negeri Inpres Urei Faisei untuk memberikan pengajaran, berinteraksi, sekaligus mendampingi siswa dalam kegiatan belajar.
Kegiatan pembinaan teritorial tersebut dipimpin Serda Novrialdo bersama lima prajurit Yonif TP 860/NSK. Kehadiran mereka disambut langsung Kepala SD Negeri Inpres Urei Faisei, Obraja F. Faisei, beserta jajaran dewan guru.
Dalam pelaksanaannya, para prajurit tidak hanya membantu menyampaikan materi pelajaran dasar, tetapi juga mengajak siswa terlibat aktif melalui penjelasan di papan tulis dan sesi tanya jawab interaktif. Metode tersebut menjadi bagian dari pendampingan belajar agar para murid dapat mengikuti materi dengan lebih aktif.
Selain pembelajaran di dalam kelas, para prajurit juga memberikan motivasi mengenai pentingnya pendidikan, kedisiplinan diri, dan budi pekerti. Para siswa diajak untuk terus giat belajar serta memiliki semangat dalam meraih cita-cita.
Suasana belajar berlangsung hangat dan interaktif. Antusiasme terlihat dari keaktifan serta keceriaan para siswa selama mengikuti kegiatan bersama prajurit.
Kepala SD Negeri Inpres Urei Faisei, Obraja F. Faisei, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran prajurit Yonif TP 860/NSK. Menurutnya, pendampingan tersebut membantu pihak sekolah dalam menghadapi keterbatasan tenaga pendidik sekaligus memberikan dorongan semangat belajar bagi para murid.
Apresiasi tersebut menjadi bagian dari hubungan kerja sama antara prajurit TNI dan lingkungan pendidikan dalam mendukung kegiatan belajar anak-anak di wilayah Waropen.
Melalui program TEKAD, Yonif TP 860/NSK berupaya menghadirkan pembinaan teritorial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan. Program ini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai kedisiplinan, budi pekerti, nasionalisme, dan semangat belajar sejak dini.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengabdian prajurit Yonif TP 860/NSK kepada masyarakat di wilayah penugasan Papua, dengan pendidikan sebagai salah satu perhatian dalam membangun generasi penerus bangsa. (Humas/Red)
What's Your Reaction?

