Wetius Weya Ajak Pemuda Lanny Jaya Rawat Persatuan dan Adat

Wetius Weya Ajak Pemuda Lanny Jaya Rawat Persatuan dan Adat

Oct 27, 2026 - 20:08
 0  2
Wetius Weya Ajak Pemuda Lanny Jaya Rawat Persatuan dan Adat

PAPUA PEGUNUNGAN, Lanny Jaya — Semangat Hari Sumpah Pemuda kembali digaungkan oleh generasi muda di Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan. Puluhan pemuda dan pemudi setempat berkumpul di kediaman tokoh pemuda Yelinus Weya di Jalan Bokon, Kelurahan Bokon, Distrik Tiom, untuk mendeklarasikan komitmen perdamaian dan persatuan di atas Tanah Papua.

Deklarasi Pemuda Papua Damai ini digelar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober 2026. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Suku Kampung Argineri, Distrik Tiom Neri, Wetius Weya, bersama sekitar 25 peserta yang terdiri dari pemuda dan pemudi Lanny Jaya.

Acara dibuka dengan doa bersama, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta penyampaian pesan nasionalisme oleh Yelinus Weya yang juga merupakan anak dari Kepala Suku Wetius Weya. Dalam kesempatan itu, Yelinus mengajak seluruh masyarakat Lanny Jaya untuk bersama-sama membangun generasi muda yang mandiri dan bermartabat.

"Saya sebagai pemuda Kabupaten Lanny Jaya mengajak dan menghimbau kepada seluruh masyarakat Lanny Jaya untuk bersama membangun generasi muda Kabupaten Lanny Jaya yang mandiri dan bermartabat," ujar Yelinus, menegaskan pentingnya pendidikan dan moral yang baik bagi generasi penerus.

Menurutnya, pendidikan menjadi fondasi utama untuk menciptakan masyarakat yang maju dan berkembang. Karena itu, ia mendorong dukungan terhadap program pemerintah di bidang pendidikan, disertai upaya menjaga keamanan dan hidup berdampingan antar sesama warga Lanny Jaya.

Yelinus juga mengajak masyarakat untuk bersyukur atas berbagai bantuan pemerintah yang telah dirasakan. Ia menilai, momen peringatan Sumpah Pemuda seharusnya menjadi titik tumbuhnya rasa cinta tanah air, moral yang baik, serta komitmen menciptakan rasa aman dan damai di Kabupaten Lanny Jaya.

Puncak kegiatan adalah pembacaan Deklarasi Pemuda Damai yang diikuti para pemuda dan pemudi. Deklarasi tersebut memuat empat komitmen utama: setia kepada Pancasila dan UUD 1945 serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia di atas Tanah Papua; menolak segala bentuk kekerasan dan provokasi dari paham separatis yang mengancam kedamaian; menjadi motor penggerak dalam mensukseskan program pembangunan nasional; serta menjunjung tinggi toleransi, menghargai nilai-nilai adat dan budaya Papua, dan memperkuat persaudaraan antar generasi muda.

Setelah pembacaan deklarasi, Yelinus bersama para pemuda dan pemudi membacakan Sumpah Pemuda. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembagian sembako oleh tokoh adat Kampung Yakobak, Distrik Nogi, Liminus Tabuni, serta ramah tamah dan makan bersama. Seluruh rangkaian acara berlangsung aman dan kondusif.

Kegiatan ini mengangkat tema "Pemuda Papua menjaga adat, merawat persatuan dan membangun kampung damai". Tema tersebut menjadi penegasan bahwa generasi muda Lanny Jaya menempatkan penghormatan terhadap adat dan budaya Papua sebagai bagian tak terpisahkan dari upaya menjaga persatuan.

"Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air dan menjaga persatuan serta kedamaian di Wilayah Kabupaten Lanny Jaya," demikian harapan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, sekaligus menegaskan bahwa peringatan Sumpah Pemuda dimaknai sebagai wujud menghargai jasa para pahlawan.

Deklarasi ini menjadi penanda bahwa pemuda Lanny Jaya ingin mengambil peran aktif dalam membangun daerahnya sekaligus merawat persatuan di tengah keberagaman. Bagi masyarakat setempat, keterlibatan generasi muda diyakini menjadi kunci terciptanya suasana aman dan damai yang kondusif bagi pembangunan kampung.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow