Semangat Sumpah Pemuda 2026, Pemuda Jayawijaya Serukan Persatuan dan Kedamaian

Semangat Sumpah Pemuda 2026, Pemuda Jayawijaya Serukan Persatuan dan Kedamaian

Oct 27, 2026 - 19:28
 0  2
Semangat Sumpah Pemuda 2026, Pemuda Jayawijaya Serukan Persatuan dan Kedamaian

PAPUA PEGUNUNGAN, Wamena – Puluhan pemuda dan pemudi di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, menyerukan persatuan dan kedamaian dalam Deklarasi Papua Damai yang digelar di Kantor Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kabupaten Jayawijaya, Jalan JB Wenas, Distrik Wamena. Kegiatan ini digelar untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda Tahun 2026 dan berlangsung tertib, aman, serta lancar.

Deklarasi diprakarsai Ketua LMA Kabupaten Jayawijaya Herman Doga. Sejak sore, ia bersama sejumlah pemuda yang berdomisili di sekitar kantor LMA menyiapkan ruang pertemuan, memasang banner peringatan Sumpah Pemuda, hingga menata meja dan kursi. Para peserta kemudian berdatangan dan memenuhi lokasi kegiatan.

Di hadapan para pemuda, Herman menegaskan bahwa kegiatan ini lahir dari kesadaran untuk memperingati momentum Sumpah Pemuda. Ia juga mengingatkan besarnya potensi yang dimiliki Jayawijaya. "Saya selaku Ketua LMA Kab Jayawijaya memiliki 40 distrik dan 328 kampung yang mana bila kita semua pemuda/i bersatu maka kita akan sangat banyak," ujarnya.

Menurut Herman, pertemuan pemuda seperti ini perlu menjadi agenda rutin. Ia mengusulkan agar kegiatan serupa dijadwalkan minimal satu hingga dua kali dalam setahun. "Kita sebagai pemuda/i tidak boleh hanya berpangku tangan. Kita tidak boleh malas-malasan, kita harus menjadi motivator dan penggerak untuk membawa Indonesia lebih maju dan menuju kemakmuran," katanya.

Ia juga menitipkan pesan agar generasi muda Papua menjaga warisan leluhur. "Pemuda Papua adalah pewaris tanah dan budaya yang mulia. Jaga adat sebagai jati diri, rawat persatuan sebagai kekuatan, dan bangun kampung yang damai untuk masa depan Papua yang lebih baik," tutur Herman.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Deklarasi Papua Damai oleh Sdr Ony Mabel, disaksikan para pemuda yang hadir. Setelah pembacaan deklarasi, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian makan bersama, kemudian pembagian sembako oleh Herman Doga kepada para pemuda peserta.

Menurut catatan kegiatan, Deklarasi Papua Damai ini bertujuan menumbuhkan rasa nasionalisme di kalangan pemuda serta mendorong mereka menjauhi perbuatan melanggar hukum dan lebih fokus bekerja mencari nafkah untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Seluruh rangkaian acara berakhir dengan keadaan tertib dan aman.

Bagi masyarakat Jayawijaya, kegiatan ini menjadi ruang bagi pemuda untuk kembali menguatkan ikatan adat, persatuan, dan komitmen membangun kampung. Harapannya, semangat Sumpah Pemuda tidak berhenti pada seremoni, tetapi tumbuh menjadi gerakan nyata di tengah masyarakat. (Humas/Red)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow