Yonif TP 860/NSK Perkuat Kesiapsiagaan, Ikuti Pelatihan Layanan Dampak Psikologi Pascabencana di Waropen

Yonif TP 860/NSK Perkuat Kesiapsiagaan, Ikuti Pelatihan Layanan Dampak Psikologi Pascabencana di Waropen

Sep 21, 2026 - 19:51
 0  2
Yonif TP 860/NSK Perkuat Kesiapsiagaan, Ikuti Pelatihan Layanan Dampak Psikologi Pascabencana di Waropen

PAPUA, Waropen – Bencana alam tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga dapat memberikan dampak psikologis bagi masyarakat yang mengalaminya.

Karena itu, kesiapan dalam memberikan pendampingan psikologis menjadi bagian penting dalam proses pemulihan pascabencana.

Hal tersebut menjadi perhatian dalam Pelatihan Layanan Dampak Psikologi Pascabencana yang digelar di Aula Hotel Elfanso Widuri, Jalan Proyek, Kampung Rorisi, Distrik Urei Faisei, Kabupaten Waropen, Papua, Senin (21/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIT tersebut diikuti berbagai unsur pemerintah daerah, dinas terkait, serta perwakilan elemen masyarakat.

Yonif TP 860/NSK turut mengambil bagian dalam kegiatan tersebut melalui Plh Pasiops Yonif TP 860/NSK, Letda Inf Lutfi Dika Prabowo Sutomo, S.Tr.Han.

Kegiatan tersebut juga dihadiri langsung Kalak BPBD Kabupaten Waropen, Petrus Tanati, S.P.

Pelatihan membahas berbagai materi yang berkaitan dengan penanganan dampak psikologis setelah bencana.

Di antaranya metode pemulihan trauma atau trauma healing, teknik intervensi krisis psikologis, hingga prosedur pendampingan awal bagi masyarakat yang menjadi korban bencana.

Tidak hanya mendapatkan materi, para peserta juga mengikuti simulasi penanganan dukungan psikososial pascabencana.

Simulasi tersebut menjadi bagian penting untuk memberikan gambaran mengenai langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam membantu masyarakat memulihkan kondisi psikologis setelah menghadapi situasi bencana.

Selama kegiatan berlangsung, peserta terlihat aktif mengikuti setiap materi dan terlibat dalam diskusi interaktif.

Seluruh rangkaian pelatihan berjalan aman, tertib dan lancar hingga kegiatan berakhir.

Keikutsertaan Yonif TP 860/NSK dalam pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan satuan, khususnya dalam menghadapi situasi darurat yang membutuhkan dukungan tidak hanya secara fisik, tetapi juga psikologis.

Selain menjadi sarana meningkatkan kapasitas personel, kegiatan tersebut juga menjadi ruang memperkuat koordinasi antara TNI, pemerintah daerah, BPBD, serta berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Waropen.

Melalui sinergi lintas sektor tersebut, penanganan pascabencana diharapkan dapat dilakukan secara lebih terkoordinasi, termasuk dalam memberikan pendampingan kepada masyarakat yang terdampak.

Bagi Yonif TP 860/NSK, keterlibatan dalam kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari komunikasi sosial dan upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan masyarakat serta pemerintah daerah di wilayah penugasan.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow