Yonif TP 813/Arweyani Gelar Lari Rutin 5K untuk Jaga Kebugaran dan Kesiapan Tugas
Yonif TP 813/Arweyani Gelar Lari Rutin 5K untuk Jaga Kebugaran dan Kesiapan Tugas
PAPUA, Lereh — Personel Yonif TP 813/Arweyani melaksanakan kegiatan lari rutin sejauh 5 kilometer (5K) perorangan di Marshaling Area Yonif TP 813/Arweyani, Sabtu (7/11/2026). Kegiatan yang digelar pada pagi hari tersebut diikuti oleh personel satuan sebagai bagian dari pembinaan fisik prajurit guna menjaga kebugaran, meningkatkan daya tahan tubuh, serta memastikan kesiapan jasmani dalam menghadapi berbagai tugas dan tanggung jawab yang diemban. Sabtu (7/11/2026).
Menurut keterangan satuan, lari 5K tersebut dilaksanakan secara perorangan dengan menempuh rute di dalam area marshaling. Kegiatan ini merupakan agenda pembinaan fisik yang dirancang untuk menjaga stamina prajurit agar tetap prima, sekaligus mengasah kemampuan jasmani secara berkelanjutan. Pelaksanaan latihan dilakukan dengan tetap memperhatikan prosedur keamanan dan keselamatan personel selama kegiatan berlangsung.
Kegiatan lari rutin ini bukan kali pertama dilaksanakan. Satuan menjadikan latihan fisik sebagai bagian dari program pembinaan yang terjadwal, dengan penekanan pada pelaksanaan yang rutin dan mandiri. Melalui pola latihan tersebut, setiap personel diharapkan mampu memelihara kondisi fisik, meningkatkan disiplin, serta menunjang profesionalisme sebagai prajurit TNI AD dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Komandan Yonif TP 813/Arweyani Letkol Inf Wahyu Hendra Saputra, S.E., M.Sc., menyatakan bahwa pembinaan fisik merupakan fondasi penting bagi kesiapan prajurit. "Kebugaran jasmani adalah prasyarat utama bagi setiap prajurit dalam melaksanakan tugas. Melalui latihan lari 5K yang dilaksanakan secara rutin, kami memastikan seluruh personel memiliki stamina dan daya tahan yang memadai," ujanya. Ia menambahkan bahwa latihan ini juga menjadi sarana memperkuat disiplin dan tanggung jawab individu.
Lebih lanjut, Danyon menegaskan bahwa pembinaan fisik akan terus dilaksanakan secara konsisten dan terukur. "Kami akan terus menjaga konsistensi latihan, karena kesiapan fisik yang prima akan berdampak langsung pada kualitas pelaksanaan tugas di lapangan," pungkasnya. Pernyataan tersebut menegaskan komitmen satuan dalam membangun profesionalisme prajurit melalui pembinaan yang berkelanjutan.
Dari sisi dampak, kegiatan lari 5K secara rutin dinilai berkontribusi pada peningkatan daya tahan kardiovaskular, pengendalian berat badan, serta pemeliharaan kebugaran secara keseluruhan. Bagi satuan, latihan semacam ini mendukung terciptanya personel yang siap secara fisik maupun mental, sehingga mampu merespons setiap penugasan dengan cepat dan tepat. Pembinaan fisik yang terjadwal juga menjadi indikator disiplin satuan dalam menjaga standar kesiapan operasional.
Ke depan, Yonif TP 813/Arweyani berencana melanjutkan program pembinaan fisik secara berkala dengan tetap menyesuaikan kebutuhan dan kondisi personel. Kegiatan lari rutin diharapkan menjadi bagian dari budaya latihan yang berkelanjutan, sekaligus mendukung terwujudnya prajurit TNI AD yang profesional, disiplin, dan siap menjalankan tugas negara. (Humas/Red)
What's Your Reaction?

