Pemuda Lantipo Deklarasikan Papua Damai dalam Peringatan Sumpah Pemuda

Pemuda Lantipo Deklarasikan Papua Damai dalam Peringatan Sumpah Pemuda

Oct 27, 2026 - 17:48
 0  2
Pemuda Lantipo Deklarasikan Papua Damai dalam Peringatan Sumpah Pemuda

PAPUA PEGUNUNGAN, WAMENA — Semangat Sumpah Pemuda bergema di Kampung Lantipo, Distrik Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Puluhan pemuda dari kampung tersebut dan sekitarnya berkumpul di Kantor Kampung Lantipo, Jalan Sinakma-Piramid, untuk menggelar Deklarasi Papua Damai sekaligus memperingati Hari Sumpah Pemuda Tahun 2026, Selasa (27/10/2026).

Kegiatan yang digagas Kepala Suku Distrik Kurima sekaligus Kepala Kampung Lantipo, Hengki Heselo, ini menjadi wadah bagi para pemuda untuk menegaskan komitmen menjaga kedamaian, persatuan, dan nilai-nilai adat di tengah perbedaan.

Sejak pagi, Hengki Heselo bersama sejumlah pemuda bersiap menata ruang pertemuan kantor kampung. Banner bertuliskan ucapan Selamat Memperingati Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026 dipasang, diikuti penyiapan meja dan kursi. Satu per satu pemuda dari Lantipo dan kampung-kampung sekitar mulai berdatangan hingga ruangan penuh.

Dalam sambutannya, Hengki Heselo mengingatkan para pemuda bahwa mereka adalah harapan besar tanah Papua. Ia menegaskan pentingnya menjauhi kebiasaan yang merusak diri dan masa depan.

"Kita sebagai pemuda harus bekerja, kita tidak boleh mabuk-mabukan, isap ganja, mencuri, semua itu tidak baik," ujar Hengki di hadapan para pemuda.

Ia juga meminta generasi muda menjaga adat dan nilai-nilai leluhur, merawat persatuan di tengah perbedaan, serta menjadi generasi yang membawa perubahan positif untuk membangun kampung yang aman, damai, dan sejahtera.

Puncak kegiatan ditandai dengan pembacaan Deklarasi Papua Damai oleh Inge Heselo. Deklarasi tersebut menjadi penegasan kolektif para pemuda Lantipo untuk menjauhi perbuatan yang melanggar hukum dan memilih jalan bekerja demi masa depan kampung.

Setelah pembacaan deklarasi, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian makan siang bersama. Suasana keakraban tampak ketika Hengki Heselo turun langsung membagikan sembako kepada para pemuda yang hadir, sebuah bentuk perhatian yang diharapkan dapat memotivasi mereka untuk terus berkarya.

Menurut catatan pelaksanaan kegiatan, Deklarasi Papua Damai ini bertujuan menumbuhkan rasa nasionalisme di kalangan pemuda serta mendorong mereka untuk lebih memilih bekerja dan tidak melakukan perbuatan yang melanggar hukum. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dalam keadaan tertib, aman, dan lancar.

Bagi warga Lantipo, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa peringatan Sumpah Pemuda tidak sekadar seremoni. Melalui deklarasi dan sentuhan langsung kepada pemuda, harapan akan lahirnya generasi yang menjaga perdamaian dan membangun kampung pun kembali ditegaskan. (Humas/Red)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow