Malam Taptu dan Pawai Obor di Waropen, Nyala Perjuangan Sambut HUT ke-81 RI
Malam Taptu dan Pawai Obor di Waropen, Nyala Perjuangan Sambut HUT ke-81 RI
PAPUA, WAROPEN – Suasana penuh khidmat mewarnai malam menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Waropen, Papua, Minggu (16/8/2026).
Pemerintah Kabupaten Waropen bersama unsur TNI-Polri dan berbagai elemen masyarakat menggelar Upacara Malam Taptu dan Pawai Obor sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Waropen, Jalan Inpres Waren Urfas, Kampung Waren I, Distrik Waropen Bawah, tersebut dimulai sekitar pukul 18.15 WIT dan diikuti sekitar 100 peserta.
Upacara dipimpin langsung Bupati Waropen Drs. Fransiscus X. Mote, M.Si. Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Danyonif TP 860/NSK Letkol Inf Alfa Erydani, S.Hub.Int, Wakil Bupati Waropen Yoel Boari, Ketua DPRK Waropen Yeneke S.K. Dippan, S.Sos, Kapolres Waropen AKBP Tofan Irdiyanto, S.Sos, Pabung Kodim 1709/Yawa Mayor Inf Marsamuel Z. Makanuay, Plh Sekda Waropen Bob Woriori, S.STP, M.Si, serta para kepala OPD Kabupaten Waropen.
Pasukan upacara berasal dari berbagai unsur, mulai dari personel Yonif TP 860/NSK, Koramil 1709-03/Warbah, Polres Waropen, Satpol PP, ASN, KNPI hingga Drumband SMA Negeri Waren.
Dalam amanatnya, Bupati Waropen menegaskan bahwa malam Taptu bukan sekadar kegiatan seremonial. Momentum tersebut menjadi kesempatan untuk mengenang jasa dan pengorbanan para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
“Cahaya obor yang kita bawa malam ini dapat kita maknai sebagai simbol semangat perjuangan. Nyala api yang terus menyala mengingatkan kita akan kebangkitan generasi baru, khususnya generasi muda,” ujar Fransiscus.
Menurutnya, perjuangan generasi saat ini tidak lagi dilakukan dengan mengangkat senjata, melainkan melalui karya nyata, menjaga persatuan, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat Waropen untuk memperkuat kebersamaan antara pemerintah, TNI-Polri, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, pelaku usaha dan seluruh masyarakat.
Khusus kepada generasi muda, Bupati berpesan agar semangat yang terpancar dari nyala obor menjadi inspirasi untuk terus belajar, berkarya, berprestasi dan mengambil bagian dalam pembangunan Kabupaten Waropen.
“Jangan melihat siapa yang paling besar peranannya, tetapi lihatlah apa yang dapat kita lakukan bersama untuk Waropen dan untuk Indonesia,” katanya.
Usai prosesi upacara, dilakukan penyalaan obor secara simbolis oleh Bupati Waropen. Setelah doa dan pernyataan dimulainya pawai, peserta kemudian bergerak membawa obor menyusuri rute yang telah ditentukan.
Pawai obor dimulai dari Kantor Bupati Waropen dan berakhir di SMA Negeri Waren.
Sekitar pukul 18.53 WIT, seluruh peserta tiba di garis finis dengan tertib. Rangkaian kegiatan kemudian dinyatakan selesai pada pukul 18.55 WIT dalam keadaan aman dan kondusif.
Keterlibatan sekitar 30 personel Yonif TP 860/NSK dalam kegiatan tersebut turut memperkuat sinergi antara TNI, Polri dan Pemerintah Kabupaten Waropen.
Melalui malam Taptu dan pawai obor ini, masyarakat Waropen tidak hanya mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga menyalakan kembali semangat persatuan dan pengabdian untuk mengisi kemerdekaan.
Nyala obor boleh padam ketika malam berakhir, tetapi semangat perjuangan diharapkan terus menyala di hati masyarakat Waropen demi Indonesia yang semakin maju, bersatu dan sejahtera.
What's Your Reaction?

