Bupati Waropen Kukuhkan 40 Paskibraka 2026, Pesan Jaga Amanah dan Bawa Semangat Kemerdekaan

Bupati Waropen Kukuhkan 40 Paskibraka 2026, Pesan Jaga Amanah dan Bawa Semangat Kemerdekaan

Aug 16, 2026 - 23:05
 0  2
Bupati Waropen Kukuhkan 40 Paskibraka 2026, Pesan Jaga Amanah dan Bawa Semangat Kemerdekaan

PAPUA, WAROPEN — Suasana khidmat menyelimuti Aula SMA Negeri Waren, Kampung Waren I, Distrik Waropen Bawah, Kabupaten Waropen, Papua, Minggu (16/8/2026) malam.

Sebanyak 40 putra-putri terbaik Kabupaten Waropen resmi dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026 dalam kegiatan Malam Dharma Bakti, sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pengukuhan tersebut dipimpin langsung Bupati Waropen Drs. Fransiscus X. Mote, M.Si. Kegiatan berlangsung sekitar pukul 19.00 hingga 19.30 WIT dan dihadiri sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Waropen.

Hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Danyonif TP 860/NSK Letkol Inf Alfa Erydani, S.Hub.Int, Wakil Bupati Waropen Yoel Boari, Ketua DPRK Waropen Yeneke S.K. Dippan, S.Sos, Kapolres Waropen AKBP Tofan Irdiyanto, S.Sos, Pabung Kodim 1709/Yawa Kabupaten Waropen Mayor Inf Marsamuel Z Makanuay, para perwira Polres Waropen serta para kepala OPD Kabupaten Waropen.

Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan mengheningkan cipta, pembacaan ikrar, hingga pernyataan pengukuhan oleh Bupati Waropen.

Momentum semakin sakral ketika Bupati Waropen menyematkan pita kepada perwakilan Paskibraka sebagai tanda resmi dikukuhkannya para calon pengibar Sang Merah Putih tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Fransiscus X. Mote menegaskan bahwa pengukuhan Paskibraka bukan sekadar seremoni, melainkan pemberian amanah besar kepada generasi muda Waropen.

Menurutnya, para Paskibraka dipilih bukan hanya karena memiliki kemampuan dalam baris-berbaris, tetapi juga diharapkan memiliki disiplin, tanggung jawab, keteguhan sikap, semangat persatuan serta karakter yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila.

“Bendera Merah Putih yang nantinya kalian kibarkan bukanlah sekadar selembar kain. Di dalamnya terdapat sejarah panjang perjuangan bangsa, pengorbanan, air mata, keberanian, dan semangat para pahlawan,” pesan Fransiscus kepada para Paskibraka.

Ia meminta para Paskibraka memahami bahwa ketika mengibarkan Bendera Merah Putih, mereka tidak hanya menjalankan tugas, tetapi juga membawa kehormatan bangsa dan negara.

upati juga mengingatkan bahwa seluruh proses latihan yang telah dilalui, termasuk rasa lelah, kedisiplinan, kebersamaan dan tantangan, merupakan bagian dari proses pembentukan karakter.

“Jangan jadikan tugas sebagai Paskibraka hanya sebagai kebanggaan untuk hari ini. Jadikan pengalaman ini sebagai bekal dalam perjalanan hidup kalian,” ujarnya.

Fransiscus berharap nilai-nilai yang diperoleh selama menjalani proses pembinaan Paskibraka dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, keluarga maupun lingkungan masyarakat.

Ia meminta para Paskibraka menjadi teladan bagi generasi muda lainnya di Kabupaten Waropen dengan terus menjaga persatuan, bekerja keras, bertanggung jawab dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.

“Kalian adalah bagian dari generasi muda yang akan menentukan wajah Kabupaten Waropen di masa depan,” katanya.

Karena itu, para Paskibraka diminta terus belajar dan berprestasi, menghormati orang tua dan guru, menjaga pergaulan serta berani memiliki cita-cita tinggi.

Bupati juga memberikan apresiasi kepada para orang tua, pelatih, pembina dan panitia yang telah memberikan dukungan serta mendampingi para Paskibraka hingga sampai pada tahap pengukuhan.

Usai pengukuhan, Bupati Waropen bersama jajaran Forkopimda memberikan ucapan selamat kepada para Paskibraka Kabupaten Waropen Tahun 2026.

Para Paskibraka selanjutnya akan mengemban tugas penting dalam Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.

Kegiatan Malam Dharma Bakti tersebut berakhir sekitar pukul 19.26 WIT dalam keadaan aman dan tertib.

Pengukuhan ini menjadi momentum penting bagi para putra-putri terbaik Waropen untuk membuktikan kedisiplinan, kekompakan dan rasa tanggung jawab dalam menjalankan amanah negara.

Lebih dari sekadar berdiri tegap di hadapan Sang Merah Putih, tugas Paskibraka menjadi simbol semangat generasi muda Waropen dalam menjaga persatuan, mencintai tanah air dan melanjutkan perjuangan untuk masa depan daerah.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow