Kodam XXIV/MT Perkuat Ideologi Pancasila bagi Babinsa untuk Dukung Asta Cita Pemerintah

Kodam XXIV/MT Perkuat Ideologi Pancasila bagi Babinsa untuk Dukung Asta Cita Pemerintah

Aug 31, 2026 - 20:56
 0  2
Kodam XXIV/MT Perkuat Ideologi Pancasila bagi Babinsa untuk Dukung Asta Cita Pemerintah

PAPUA SELATAN, MERAUKE — Kodam XXIV/Mandala Trikora melaksanakan Pembinaan Ideologi Pancasila kepada Babinsa jajaran Kodam XXIV/MT, kegiatan yang di laksankan di Ruang Trikora Makodam XXIV/MT dengan mengangkat tema “Penguatan Pembinaan Ideologi Pancasila dalam Mendukung Implementasi Asta Cita Pemerintah Menuju Indonesia Maju” Rabu (26/8/2026)Merauke, Papua Selatan.

Kegiatan yang dipimpin Kainfolahtadam XXIV/MT Letkol Inf Muhammad Asnoor tersebut bertujuan memperkuat pemahaman, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai Pancasila bagi prajurit, khususnya Babinsa sebagai ujung tombak pembinaan teritorial di tengah masyarakat.

Dalam penyampaiannya, Kainfolahtadam XXIV/MT menegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi menjadi pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas dan kehidupan prajurit.

“Pancasila merupakan ideologi dan dasar negara Republik Indonesia, sekaligus pandangan hidup dan kepribadian bangsa. Karena itu, nilai-nilai Pancasila harus dipahami, dihayati, dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam kedinasan maupun di tengah masyarakat,” ujar Letkol Inf Muhammad Asnoor.

Ia menjelaskan, pengamalan Pancasila bagi prajurit TNI diwujudkan melalui disiplin, loyalitas, ketaatan terhadap Sapta Marga dan 8 Wajib TNI, serta menjadi teladan bagi masyarakat.

“Babinsa harus mampu menjadi contoh dalam pengamalan Pancasila. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat harus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, membangun toleransi, menjaga persatuan, dan menghadirkan kepedulian melalui tindakan nyata,” tegasnya.

Menurutnya, penguatan ideologi juga diperlukan untuk menghadapi berbagai tantangan yang dapat mengganggu persatuan bangsa, seperti radikalisme, intoleransi, hoaks, penyalahgunaan narkoba, hingga ancaman proxy war.

Di wilayah Papua Selatan yang memiliki keberagaman suku, agama, budaya, dan adat istiadat, prajurit Kodam XXIV/MT dituntut mampu menjaga persatuan dengan mengedepankan toleransi serta menghormati kearifan lokal.

“Di wilayah Papua Selatan, kita harus menunjukkan bahwa pengamalan Pancasila bukan hanya melalui kata-kata, tetapi melalui perbuatan. Mengasihi, menghormati, dan melayani masyarakat adalah bagian dari wujud nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila,” ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut, Kodam XXIV/MT menegaskan komitmennya untuk memperkuat ketahanan ideologi prajurit sekaligus mendukung implementasi Asta Cita Pemerintah menuju Indonesia Maju.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow