Kisah Merlin Telenggen dan Lahan Satu Hektare yang Jadi Titik Awal Program Pangan TMMD ke-130

Kisah Merlin Telenggen dan Lahan Satu Hektare yang Jadi Titik Awal Program Pangan TMMD ke-130

Oct 26, 2026 - 17:22
 0  1
Kisah Merlin Telenggen dan Lahan Satu Hektare yang Jadi Titik Awal Program Pangan TMMD ke-130

Papua, Sentani — Nama Merlin Telenggen mungkin tidak banyak disebut dalam pidato resmi. Namun, lahan seluas satu hektare miliknya di Dusun Mulia, Kampung Sabron Sari, Distrik Sentani Barat, Kabupaten Jayapura, menjadi lokasi penanaman jagung pada Kamis (22/10/2026). Kegiatan itu melibatkan Dansatgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1701/Jayapura, Letkol Inf Tommy Yudistyo, S.Sos., M.Han., Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., serta masyarakat setempat.

Bagi warga, kehadiran kegiatan tersebut menjadi bagian dari program ketahanan pangan TMMD Reguler ke-130 Tahun 2026. Program ini sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mendorong swasembada pangan melalui optimalisasi lahan dan pemberdayaan petani lokal. Lahan yang ditanami jagung itu pun bukan lahan milik pemerintah, melainkan lahan milik warga, sehingga kegiatan ini menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Bupati Jayapura Yunus Wonda mengatakan bahwa sektor pertanian menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah karena berperan penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Pemerintah Kabupaten Jayapura, menurut dia, telah menjalankan sejumlah program selama setahun terakhir, termasuk pencetakan sawah dan pengembangan peternakan, yang selanjutnya diperkuat melalui program ketahanan pangan nasional.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan pemasaran bagi petani agar hasil panen dapat dijual lebih mudah. Keberadaan pembeli dan koperasi di wilayah setempat diharapkan membantu petani memasarkan hasil pertanian tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke Pasar Sentani. Dengan akses pemasaran yang lebih dekat, biaya transportasi diharapkan dapat ditekan sehingga pendapatan petani berpotensi meningkat. Pemerintah daerah juga berupaya mendukung produktivitas pertanian melalui bantuan sarana, termasuk alat dan mesin pertanian seperti traktor.

Dansatgas TMMD ke-130 Letkol Inf Tommy Yudistyo menjelaskan bahwa penanaman jagung tersebut merupakan bagian dari sasaran tambahan program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), berupa pembukaan lahan pertanian seluas satu hektare di Kampung Weri. Menurut Tommy, program ini dilaksanakan melalui sinergi Kodim 1701/Jayapura, Pemerintah Kabupaten Jayapura, koperasi, Babinsa, dan masyarakat setempat.

Babinsa akan mendampingi petani secara berkelanjutan, mulai dari penanaman, pemupukan, pemeliharaan tanaman hingga panen, sekaligus membantu menghubungkan petani dengan calon pembeli hasil pertanian. “Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan,” tegasnya.

Ke depan, pengembangan lahan pertanian direncanakan berlangsung secara bertahap, menyesuaikan ketersediaan lahan dan kebutuhan masyarakat. Luasan yang semula satu hektare diharapkan dapat berkembang menjadi dua, lima, hingga sepuluh hektare pada tahun-tahun mendatang. Bagi Merlin dan warga Sabron Sari, harapan itu kini tumbuh di atas tanah mereka sendiri, dengan pendampingan yang menjanjikan keberlanjutan. (Humas/Red/Pendim1701)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow