Bupati Jayapura Soroti Pentingnya Akses Pemasaran bagi Petani di Tengah Program Ketahanan Pangan

Bupati Jayapura Soroti Pentingnya Akses Pemasaran bagi Petani di Tengah Program Ketahanan Pangan

Oct 26, 2026 - 17:15
 0  1
Bupati Jayapura Soroti Pentingnya Akses Pemasaran bagi Petani di Tengah Program Ketahanan Pangan

Papua, Sentani — Di balik kegiatan penanaman jagung di lahan seluas satu hektare milik Merlin Telenggen di Dusun Mulia, Kampung Sabron Sari, Distrik Sentani Barat, Kabupaten Jayapura, pada Kamis (22/10/2026), terdapat pesan penting mengenai hilirisasi pertanian. Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., yang hadir bersama Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 1701/Jayapura, Letkol Inf Tommy Yudistyo, S.Sos., M.Han., dan masyarakat, menekankan bahwa produksi pertanian perlu dibarengi dengan akses pemasaran yang memadai.

Kegiatan penanaman itu sendiri merupakan bagian dari program ketahanan pangan TMMD Reguler ke-130 Tahun 2026 dan mendukung upaya pemerintah mendorong swasembada pangan melalui optimalisasi lahan dan pemberdayaan petani lokal. Namun, menurut Yunus, sektor pertanian yang menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah harus dilihat secara utuh: bukan hanya soal menanam, tetapi juga bagaimana hasil panen dapat dijual dengan mudah.

Ia menyoroti keberadaan pembeli dan koperasi di wilayah setempat yang diharapkan membantu petani memasarkan hasil pertanian tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke Pasar Sentani. Dengan akses pemasaran yang lebih dekat, biaya transportasi diharapkan dapat ditekan sehingga pendapatan petani berpotensi meningkat. Pemerintah daerah, lanjutnya, juga berupaya mendukung produktivitas pertanian melalui bantuan sarana, termasuk alat dan mesin pertanian seperti traktor.

Pernyataan tersebut relevan dengan konteks program yang dijalankan. Pemerintah Kabupaten Jayapura telah menjalankan sejumlah program selama setahun terakhir, termasuk pencetakan sawah dan pengembangan peternakan, yang selanjutnya diperkuat melalui program ketahanan pangan nasional. Artinya, ada rangkaian upaya yang saling melengkapi antara produksi, sarana, dan pemasaran.

Dari sisi TNI, Dansatgas TMMD ke-130 Letkol Inf Tommy Yudistyo menjelaskan bahwa penanaman jagung merupakan bagian dari sasaran tambahan program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), berupa pembukaan lahan pertanian seluas satu hektare di Kampung Weri. Program ini melibatkan sinergi Kodim 1701/Jayapura, Pemerintah Kabupaten Jayapura, koperasi, Babinsa, dan masyarakat setempat.

Babinsa akan mendampingi petani secara berkelanjutan, mulai dari penanaman, pemupukan, pemeliharaan tanaman hingga panen, sekaligus membantu menghubungkan petani dengan calon pembeli hasil pertanian. “Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan,” tegasnya.

Ke depan, pengembangan lahan pertanian direncanakan berlangsung secara bertahap, menyesuaikan ketersediaan lahan dan kebutuhan masyarakat. Luasan yang semula satu hektare diharapkan dapat berkembang menjadi dua, lima, hingga sepuluh hektare pada tahun-tahun mendatang. Dengan demikian, keberhasilan program tidak hanya diukur dari luas lahan atau jumlah panen, tetapi juga dari sejauh mana petani memperoleh akses pasar yang lebih baik. (Humas/Red/Pendim1701)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow