Ibadah Perdana Pos Pelayanan, Yonif TP 820/DAAI Perkuat Iman dan Kebersamaan di Bumi Cenderawasih
Ibadah Perdana Pos Pelayanan, Yonif TP 820/DAAI Perkuat Iman dan Kebersamaan di Bumi Cenderawasih
PAPUA TENGAH, Timika – Suasana khusyuk dan penuh sukacita menyelimuti pelaksanaan Ibadah Perdana Pos Pelayanan Efesus yang digelar oleh Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan Yonif TP 820/DAAI. Kegiatan yang berlangsung di wilayah Papua Tengah ini menjadi momentum sakral bagi para prajurit untuk memperkuat iman, memohon perlindungan Tuhan, serta mempererat tali persaudaraan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Ibadah yang mengusung tema “Melayani dengan Kasih, Mengabdi dengan Setia” ini bertujuan untuk membangun kehidupan rohani yang semakin kuat di tengah kesibukan tugas menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) . Kehadiran para prajurit berseragam loreng yang duduk berdampingan dengan warga setempat bukan hanya sekadar seremonial, melainkan simbol nyata dari kemanunggalan TNI dengan rakyat.
"Kami hadir di sini untuk berbagi momen spiritual, untuk menunjukkan bahwa TNI adalah bagian dari masyarakat. Kami bukan hanya penjaga keamanan, tetapi juga saudara seiman dan sebangsa," ujar salah satu perwira yang memimpin rombongan, menggambarkan semangat di balik kehadiran mereka di tengah masyarakat.
Kegiatan ibadah perdana ini mendapat dukungan penuh dari tokoh agama setempat. Pendeta Jeni Tarappa, S.Th., menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Yonif TP 820/DAAI.
"Ini adalah langkah luar biasa yang menunjukkan bahwa prajurit TNI tidak hanya tangguh dalam bertugas, tetapi juga memiliki fondasi iman yang kuat. Semoga ibadah ini menjadi berkat dan mempererat persaudaraan kita semua," ujar Pdt. Jeni Tarappa.
Senada dengan itu, Pendeta Junus Murits, S.Th., juga menekankan pentingnya kegiatan ini bagi kehidupan kerohanian di wilayah tersebut.
"Kami sangat mendukung kegiatan ini. Ini adalah wujud nyata bahwa iman dan pengabdian dapat berjalan beriringan. Kami berharap sinergi antara TNI dan tokoh agama terus terjalin untuk menciptakan suasana yang damai dan penuh kasih di tanah Papua ini," tutur Pdt. Junus Murits.
Warga setempat pun menyambut baik dan merasa terharu dengan kehadiran para prajurit dalam kegiatan ibadah tersebut. Salah seorang tokoh masyarakat, Bapak Yohanes Rumbiak, mengungkapkan rasa aman dan nyaman yang dirasakannya.
"Kami sangat senang dan terharu. Kehadiran bapak-bapak TNI di sini membuat kami merasa aman dan diperhatikan. Ini membuktikan bahwa mereka tidak hanya menjaga kami dari luar, tetapi juga bersatu dengan kami dalam doa," ujarnya dengan penuh haru.
Melalui ibadah bersama ini, diharapkan seluruh prajurit Yonif TP 820/DAAI senantiasa memiliki hati yang teguh, jiwa yang kuat, serta semangat untuk terus mengabdi kepada bangsa dan negara dengan penuh ketulusan, profesionalisme, dan tanggung jawab . Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Yonif TP 820/DAAI untuk senantiasa hadir dan bersinergi dengan masyarakat di Kabupaten Mimika, menciptakan suasana yang aman, damai, dan penuh kasih.
What's Your Reaction?

