Deklarasi Pemuda Papua Damai: Pemuda Tolikara Komitmen Setia Pancasila, Jaga Adat dan Budaya
Deklarasi Pemuda Papua Damai: Pemuda Tolikara Komitmen Setia Pancasila, Jaga Adat dan Budaya
PAPUA PEGUNUNGAN, Tolikara - Pemuda dan pemudi Tolikara, Papua, menggelar deklarasi dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda tahun 2026. Kegiatan berlangsung di kediaman Kepala Suku sekaligus Pejuang Pepera Tolikara, KS Konstan Tabo, di Jalan Ifar Gunung, Distrik Karubaga, Kabupaten Tolikara.
Deklarasi yang diberi nama "Deklarasi Pemuda Papua Damai" itu menjadi wadah bagi generasi muda setempat untuk menegaskan komitmen mereka terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Para pemuda berdatangan ke kediaman KS Konstan Tabo, kemudian acara diawali dengan pembukaan dan pemberian semangat nasionalisme yang disampaikan oleh Yuri Tabo, anak kandung KS Konstan Tabo.
Dalam kesempatan tersebut, Yuri Tabo membacakan deklarasi yang menjadi inti kegiatan. Deklarasi itu memuat empat poin komitmen pemuda dan pemudi Tolikara. Pertama, setia kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 serta menjaga keutuhan NKRI di atas Tanah Papua. Kedua, menolak segala bentuk kekerasan dan provokasi dari paham separatis yang mengancam kedamaian di Tanah Papua.
"Kami, pemuda-pemudi Papua, generasi penerus bangsa, dengan penuh kecintaan yang mendalam terhadap Tanah Air Indonesia, pada hari ini menyatakan komitmen kami," demikian bunyi deklarasi yang dibacakan Yuri Tabo.
Komitmen ketiga, pemuda menjadi motor penggerak dalam menyukseskan program pembangunan nasional demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Papua. Keempat, menjunjung tinggi toleransi, menghargai nilai-nilai adat dan budaya Papua, serta memperkuat persaudaraan antar generasi muda Papua.
Setelah pembacaan deklarasi, acara dilanjutkan dengan pembacaan teks Sumpah Pemuda oleh Kondamuli Tabo, yang juga anak kandung KS Konstan Tabo. Momen itu menjadi penegasan kembali semangat persatuan yang telah diikrarkan para pemuda pada 28 Oktober 1928.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan sembako kepada pemuda dan pemudi Tolikara. Sembako diserahkan langsung oleh Yuri Tabo dan Kondamuli Tabo. Bantuan itu menjadi bentuk kepedulian keluarga besar KS Konstan Tabo terhadap generasi muda di wilayah tersebut.
Acara diakhiri dengan doa penutup yang dipimpin Ketua Pemuda Gereja Ifar Gunung, Emas Wenda. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan lancar.
Deklarasi ini menjadi penanda bahwa pemuda Tolikara ingin tampil sebagai bagian dari solusi bagi kedamaian dan pembangunan di Tanah Papua. Komitmen yang tertuang dalam deklarasi diharapkan tidak berhenti sebagai seremonial, melainkan menjadi landasan gerak generasi muda dalam menjaga persatuan, menghormati adat dan budaya, serta mendukung kemajuan masyarakat Papua. (Humas/Red)
What's Your Reaction?

