Dandim Jayapura Hadiri Coffee Morning, Bahas Generasi Muda Papua Menuju 2045

Dandim Jayapura Hadiri Coffee Morning, Bahas Generasi Muda Papua Menuju 2045

May 29, 2026 - 14:44
 0  3
Dandim Jayapura Hadiri Coffee Morning, Bahas Generasi Muda Papua Menuju 2045

PAPUA, Jayapura – Komandan Kodim (Dandim) 1701/Jayapura, Kolonel Inf Taufik Hidayat menghadiri kegiatan Coffee Morning bertema “Menyiapkan Generasi Muda Papua dalam Menyongsong Indonesia Emas 2045” yang digelar di Aula Makorem 172/PWY, Jalan Raya Abepura, Kelurahan Hedam, Distrik Heram, Kota Jayapura, Selasa (26/5/2026).

Kegiatan strategis yang diikuti sekitar 100 peserta tersebut mengusung subtema “Bersama Mendukung Pemerintah dalam Kerja Sinergi bagi Kemajuan Papua di 2045” dan dimoderatori akademisi sekaligus motivator Papua, Jose Alvan Ohei, S.S., M.Hum.

Forum lintas sektoral ini dihadiri langsung Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, S.H., M.M., Kabinda Papua Brigjen TNI Dedi Hardono, S.IP., Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Haryantana, S.H., Danrem 172/PWY Brigjen TNI Robby Suryadi, S.Sos., M.M., serta para pejabat utama Kodam XVII/Cenderawasih dan Korem 172/PWY.

Turut hadir sejumlah tokoh penting Papua sebagai narasumber dan penanggap aktif, di antaranya Kepala BP3OKP Alberth Yoku, Ketua MRP Papua Nerlince Wamuar, S.E., M.Pd., Wakil Rektor III USTJ Bonefasius Bao, S.IP., M.A., Ketua PWNU Papua Dr. KH. Tony Wanggai, Tokoh Agama Pastor Jhon Jhonga, Kadis Pendidikan Kota Jayapura Rocky Bebena, para Ondoafi, serta kepala suku dari berbagai wilayah adat di Papua.

Dalam sambutannya, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang menegaskan pentingnya perhatian bersama terhadap tantangan dunia pendidikan dan degradasi moral sosial di kalangan generasi muda, seperti penyalahgunaan minuman keras dan narkoba.

Menurut Pangdam, generasi muda Papua merupakan aset strategis bangsa yang harus dipersiapkan sejak dini melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat, sehingga mampu menjadi sumber daya manusia unggul dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Haryantana dalam sesi penutupan menyampaikan apresiasi kepada Korem 172/PWY atas terselenggaranya forum tersebut. Ia menegaskan komitmen Kodam XVII/Cenderawasih untuk terus mendukung pembinaan teritorial dan komunikasi sosial dalam rangka menciptakan SDM Papua yang berkualitas, berkarakter, dan berdaya saing.

Sebagai tuan rumah kegiatan, Danrem 172/PWY Brigjen TNI Robby Suryadi menyampaikan bahwa forum serupa juga akan dilaksanakan di wilayah Provinsi Papua Pegunungan sebagai bentuk kepedulian nyata TNI terhadap pembangunan generasi muda Papua secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Diskusi berlangsung dinamis dan konstruktif dengan berbagai masukan strategis, mulai dari penguatan peran keluarga, optimalisasi keterlibatan lembaga adat dan tokoh agama dalam pembinaan karakter pelajar, hingga pentingnya perlindungan hak-hak Orang Asli Papua (OAP) dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dalam keterangannya, Dandim 1701/Jayapura Kolonel Inf Taufik Hidayat menegaskan kesiapan jajaran Kodim untuk mengawal implementasi hasil diskusi secara nyata di wilayah teritorial.

“Kami di Kodim 1701/Jayapura siap mengawal dan menindaklanjuti seluruh gagasan konstruktif yang lahir dari forum Coffee Morning ini. Mempersiapkan generasi muda Papua menuju Indonesia Emas 2045 bukan lagi sekadar rencana, melainkan tanggung jawab bersama yang harus mulai diwujudkan dari sekarang,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan pembinaan generasi muda Papua memerlukan sinergitas tanpa batas antara TNI-Polri, pemerintah daerah, lembaga adat, tokoh agama, serta dunia pendidikan.

“Tantangan di lapangan sangat kompleks, mulai dari peningkatan kualitas literasi anak-anak sekolah hingga ancaman penyakit sosial seperti miras dan narkoba. Karena itu, peran Babinsa di kampung-kampung akan terus dioptimalkan sebagai ujung tombak pembinaan teritorial dan penguatan karakter generasi muda,” tegasnya.

Kolonel Inf Taufik Hidayat juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghilangkan ego sektoral dan memperkuat kolaborasi demi menciptakan SDM Papua yang unggul, cerdas, berkarakter, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal dalam bingkai NKRI.

“Kemajuan Papua pada tahun 2045 sangat ditentukan oleh kualitas generasi muda hari ini. Mari kita bergandengan tangan membangun masa depan Papua yang lebih maju, aman, dan sejahtera,” pungkasnya. (Redaksi Papua)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow