Bupati Jayapura dan Dandim Bahas Percepatan Pembangunan Kampung Melalui TMMD ke-130

Bupati Jayapura dan Dandim Bahas Percepatan Pembangunan Kampung Melalui TMMD ke-130

Oct 27, 2026 - 17:27
 0  1
Bupati Jayapura dan Dandim Bahas Percepatan Pembangunan Kampung Melalui TMMD ke-130

PAPUA, SENTANI — Percepatan pembangunan kampung melalui kolaborasi lintas sektor menjadi pokok pembahasan dalam Dialog Publik Garuda TV Papua Raya mengenai pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-130 Tahun 2026 di Kabupaten Jayapura, Papua, Kamis (22/10/2026). Dialog tersebut menghadirkan Bupati Jayapura Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., dan Dandim 1701/Jayapura Letkol Inf. Tommy Yudistyo, S.Sos., M.Han., sebagai narasumber.

Kegiatan berlangsung di Ruang Bupati Jayapura, Kampung Doyo Baru, Distrik Waibu, dalam program Garuda Menyapa. Sekitar 30 peserta hadir, termasuk perwakilan masyarakat adat, Ketua Persit KCK Cabang XVI Kodim 1701/Jayapura Ny. Nissa Tommy Yudistiyo, jajaran perwira Kodim, para Babinsa, Kepala Suku Dusun Mulia Yokimus Enembe, serta masyarakat Dusun Mulia dan Dusun Weri.

Dialog tersebut mengangkat pentingnya sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat adat dalam mempercepat pembangunan sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Pembahasan berfokus pada pelaksanaan TMMD di Kampung Sabron Sari, Dusun Mulia, Distrik Sentani Barat, sebagai bagian dari upaya menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut.

Sejumlah sasaran fisik menjadi perhatian, antara lain pembangunan jalan, rehabilitasi rumah tidak layak huni, penyediaan sarana air, dan pengembangan lahan pertanian. Selain itu, program TMMD mencakup pelayanan kesehatan, pelayanan administrasi kependudukan, serta pembagian sembako bagi masyarakat.

Pembangunan tersebut dilengkapi dengan kegiatan nonfisik yang diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, wawasan kebangsaan, dan kesadaran masyarakat. Dengan demikian, pelaksanaan TMMD tidak hanya menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada penguatan kapasitas warga.

Koordinasi pemerintah daerah dan keterlibatan masyarakat adat dinilai penting agar program sesuai dengan kebutuhan serta kondisi sosial setempat. Peran tokoh adat, termasuk Ondoafi, dan partisipasi aktif masyarakat menjadi bagian dari upaya membangun rasa memiliki terhadap hasil pembangunan.

Keberlanjutan juga menjadi perhatian dalam dialog. Infrastruktur dan fasilitas yang telah dibangun perlu dimanfaatkan serta dipelihara agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Melalui pembahasan tersebut, sinergi pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam mendukung pembangunan kampung di Kabupaten Jayapura. (Humas/Red/Pendim1701)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow