"Batalyon Teritorial Harus Jadi Motor Ketahanan Pangan," Pangdam XXIV/MT Tinjau Pengembangan Peternakan Yonif TP 818/Yuboi
"Batalyon Teritorial Harus Jadi Motor Ketahanan Pangan," Pangdam XXIV/MT Tinjau Pengembangan Peternakan Yonif TP 818/Yuboi
PAPUA SELATAN, Merauke – Panglima Kodam XXIV/Mandala Trikora (Pangdam XXIV/MT) Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia, S.E., didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XXIV/Mandala Trikora Ny. Jeni Frits W. R. Pelamonia, meninjau pengembangan peternakan dan kawasan produktif Yonif Teritorial Pembangunan (TP) 818/Yuboi di Kampung Sermayam Indah, Distrik Tanah Miring, Merauke, Papua Selatan. Rabu (15/7/2026). Peninjauan tersebut menjadi bagian dari pembinaan satuan sekaligus memastikan program ketahanan pangan yang dikembangkan Yonif TP 818/Yuboi berjalan optimal.
Didampingi Danbrigif 83/Bugodi Kolonel Inf H. Yossy S.B., S.I.Pem., M.Han., M.Sc., dan Danyonif TP 818/Yuboi Letkol Inf Fadliansyah, Pangdam melihat secara langsung potensi peternakan yang dikembangkan prajurit sebagai salah satu program unggulan Batalyon Teritorial Pembangunan. Selain mendukung kebutuhan satuan, program tersebut juga diarahkan menjadi sarana pembinaan kemampuan prajurit dalam mengelola potensi wilayah.
Menurut Pangdam, keberadaan Yonif Teritorial Pembangunan memiliki karakteristik yang berbeda dengan batalyon infanteri pada umumnya. Selain dituntut memiliki kemampuan tempur yang profesional, prajurit juga harus mampu menjadi motor penggerak pembangunan di sektor pertanian, peternakan, dan pemberdayaan masyarakat.
"Batalyon Teritorial tidak hanya dituntut siap bertempur, tetapi juga harus mampu menjadi motor ketahanan pangan. Inilah nilai tambah yang dimiliki Yonif Teritorial Pembangunan, yakni membangun kemandirian satuan sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat di sekitarnya," tegas Pangdam.
Ia mengapresiasi berbagai inovasi yang telah dilakukan Yonif TP 818/Yuboi meski usia satuan masih relatif muda. Di tengah tantangan kondisi alam dan keterbatasan sarana, prajurit dinilai mampu menunjukkan semangat, kreativitas, dan kepedulian dalam mengembangkan sektor peternakan sebagai bagian dari pembinaan teritorial.
Pangdam juga menegaskan bahwa pengembangan peternakan bukan sekadar memenuhi kebutuhan internal satuan, tetapi merupakan implementasi nyata dari kebijakan TNI AD dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, setiap satuan diharapkan mampu mengoptimalkan potensi lahan dan sumber daya yang dimiliki untuk menghasilkan manfaat ekonomi sekaligus memperkuat ketahanan wilayah.
Sementara itu, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XXIV/Mandala Trikora Ny. Jeni Frits W. R. Pelamonia turut memberikan apresiasi atas keterlibatan keluarga besar Persit dalam mendukung berbagai program produktif satuan. Menurutnya, keberhasilan pembinaan tidak hanya ditentukan oleh prajurit, tetapi juga oleh dukungan keluarga yang menjadi fondasi utama dalam menjalankan tugas pengabdian.
Melalui peninjauan tersebut, Pangdam berharap Yonif TP 818/Yuboi terus mengembangkan berbagai inovasi di bidang pertanian dan peternakan sehingga mampu menjadi model Batalyon Teritorial Pembangunan yang profesional, mandiri, adaptif, dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat serta keberhasilan program strategis pemerintah di Papua Selatan.
What's Your Reaction?

