Analisis: Mengapa Keselamatan Personel Menjadi Kunci Sukses TMMD ke-130 di Jayapura
Analisis: Mengapa Keselamatan Personel Menjadi Kunci Sukses TMMD ke-130 di Jayapura
PAPUA, Sentani — Pelaksanaan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) milik Mekias Enembe di Dusun Mulia, Kampung Sabron Sari, Distrik Sentani Barat, Kabupaten Jayapura, oleh Satgas TMMD ke-130 Kodim 1701/Jayapura menunjukkan bahwa percepatan pembangunan tidak boleh mengorbankan keselamatan. Pada Sabtu, 17 Oktober 2026, personel yang dipimpin Pelda Hari Puji memfokuskan pekerjaan pada pemasangan sopi-sopi dan pengecoran rabat beton.
Dari sudut pandang manajemen tugas lapangan, penekanan Danramil 1701-01/Sentani, Mayor Inf Siswanto, selaku perwira pengawas Satgas TMMD, menjadi kunci. Ia mengingatkan seluruh anggota agar berhati-hati, mematuhi prosedur keselamatan kerja, dan menjaga kondisi fisik selama bertugas.
Menurutnya, keselamatan dan kesiapan fisik personel merupakan faktor penting dalam menunjang kelancaran pekerjaan. Dengan kondisi prima dan kewaspadaan selama bekerja, seluruh tahapan rehabilitasi diharapkan selesai optimal tanpa mengabaikan keamanan anggota.
"Keselamatan harus menjadi perhatian utama dalam setiap pekerjaan. Personel harus tetap waspada, berhati-hati, dan menjaga kondisi fisik agar pengerjaan berjalan aman dan sesuai rencana," tegasnya.
Penerapan keselamatan kerja menjadi bagian penting dalam program TMMD. Artinya, upaya mempercepat pembangunan tetap berjalan seiring perlindungan terhadap personel yang bertugas. Rehabilitasi RTLH di Kampung Sabron Sari pun menjadi cermin komitmen Satgas TMMD ke-130 Kodim 1701/Jayapura dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Jayapura, sekaligus memastikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui tempat tinggal yang lebih layak. (Humas/Red)
What's Your Reaction?

