Wujud Kepedulian TNI, Yonif 820 dan Jemaat GKI Ottow Geissler Gotong Royong Rawat Rumah Ibadah
Wujud Kepedulian TNI, Yonif 820 dan Jemaat GKI Ottow Geissler Gotong Royong Rawat Rumah Ibadah
PAPUA TENGAH, Mimika – Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial kembali terpancar dari bumi Cenderawasih. Puluhan prajurit dari Batalyon Infanteri Yonif TP 820/DAAI bahu-membahu dengan warga Gereja Jemaat GKI Ottow Geissler Mile 32, Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, dalam sebuah kegiatan karya bakti pembersihan lingkungan rumah ibadah.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (23/1/2026) ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI dalam membantu masyarakat sekaligus mempererat hubungan harmonis antara prajurit dan warga sipil. Dengan semangat gotong royong, mereka bersama-sama membersihkan halaman, menata ruang ibadah, dan memastikan seluruh fasilitas gereja dalam kondisi terbaik.
"Aksi bersih-bersih ini bukan hanya tentang kebersihan lingkungan fisik, tetapi juga membangun rasa aman, kebersamaan, dan kepercayaan antara aparat keamanan dan masyarakat," ujar salah satu perwira yang memimpin kegiatan tersebut.
Karya bakti ini menjadi bagian dari pendekatan humanis yang dilakukan aparat keamanan di wilayah Papua. Selain menjalankan tugas pokok pengamanan, kehadiran prajurit di tengah masyarakat juga diarahkan pada kegiatan sosial kemasyarakatan yang bermanfaat. Kegiatan pembersihan rumah ibadah ini sekaligus menjadi sarana komunikasi dan silaturahmi antara TNI, pengurus gereja, dan jemaat.
Masyarakat sekitar menyambut antusias kehadiran para prajurit. Kehangatan terpancar dari raut wajah warga yang bekerja berdampingan dengan seragam loreng. Kebersamaan ini mencerminkan eratnya hubungan TNI dan rakyat yang telah menjadi fondasi kuat dalam menjaga keutuhan dan kedamaian bangsa.
Sambutan positif juga datang dari tokoh agama setempat. Seorang pendeta dari Gereja GKI Ottow Geissler Mile 32 menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kepedulian yang ditunjukkan aparat keamanan.
"Kehadiran bapak-bapak TNI di tengah-tengah kami benar-benar terasa. Kegiatan ini bukan hanya membuat gereja kami menjadi lebih bersih dan nyaman, tetapi juga memberikan rasa aman dan ketenangan bagi jemaat. Ini adalah bukti nyata bahwa negara hadir untuk melayani masyarakat," ungkapnya.
Harapan pun disematkan agar sinergi dan kebersamaan seperti ini terus terjalin, tidak hanya dalam kegiatan karya bakti, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari. Dengan lingkungan rumah ibadah yang bersih, asri, dan nyaman, jemaat diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk dan penuh kedamaian.
Komitmen TNI untuk terus hadir dan bersinergi dengan rakyat ini selaras dengan motto: "Bersama Rakyat, TNI Kuat." Kemanunggalan TNI dan rakyat sebagai mitra sejati dalam membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara terus diwujudkan melalui aksi-aksi nyata seperti kegiatan karya bakti ini.
What's Your Reaction?

