Progres RTLH 90 Persen, TMMD Sabron Sari Masih Fokus pada Mutu dan Target Pekerjaan
Progres RTLH 90 Persen, TMMD Sabron Sari Masih Fokus pada Mutu dan Target Pekerjaan
SENTANI, PAPUA – Pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-130 Tahun 2026 di Dusun Mulia, Kampung Sabron Sari, Distrik Sentani Barat, Kabupaten Jayapura, telah mencapai 90 persen. Capaian tersebut menjadi salah satu perkembangan yang diperiksa Komandan Kodim 1701/Jayapura Letkol Inf Tommy Yudistyo, S.Sos., M.Han., dalam peninjauan pada Senin (19/10/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan sasaran TMMD berjalan sesuai perencanaan. Aspek yang menjadi perhatian meliputi kualitas hasil pekerjaan dan ketepatan target penyelesaian. Tommy didampingi para perwira staf Kodim 1701/Jayapura, Danramil, serta Babinsa.
Meski pembangunan RTLH telah mendekati penyelesaian, Tommy menegaskan bahwa keberhasilan program tidak semata-mata diukur dari progres fisik. Kualitas pembangunan dan manfaat jangka panjang bagi masyarakat tetap menjadi ukuran penting dalam pelaksanaan kegiatan.
“Pelaksanaan sasaran fisik agar dilaksanakan secara maksimal, tepat waktu, dan sesuai dengan perencanaan, sehingga hasil pembangunan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dalam jangka panjang,” ujarnya.
Perhatian berikutnya tertuju pada penyediaan air bersih melalui sistem pipanisasi. Sasaran ini akan dilengkapi lima titik tandon air dan pelaksanaannya segera dimulai. Dandim juga meninjau bak penampungan air sebagai bagian dari pekerjaan tersebut.
Sementara itu, pembangunan jalan mengalami penyesuaian metode dari pengecoran menjadi pengaspalan. Perubahan tersebut memerlukan evaluasi kebutuhan material dan anggaran agar pelaksanaan pekerjaan tetap efektif dan optimal. Penyesuaian ini menjadi salah satu hal yang perlu ditindaklanjuti dalam pengelolaan sasaran fisik TMMD.
Sasaran lainnya mencakup pengecatan rumah, pengecatan WC umum, rehabilitasi lapangan voli, dan pengecatan gereja. Program penghijauan dan pengembangan lahan pertanian akan dikoordinasikan dengan dinas terkait sesuai kebutuhan serta kondisi wilayah.
Rangkaian pekerjaan tersebut memperlihatkan bahwa TMMD tidak hanya berorientasi pada satu jenis pembangunan. Program ini juga mencakup pelayanan kesehatan, penyuluhan wawasan kebangsaan, pelayanan administrasi kependudukan, serta pemberdayaan masyarakat.
Tommy meminta personel menjaga mutu pekerjaan, ketepatan waktu, dan kesehatan selama bertugas. Ia juga menekankan pentingnya komunikasi dengan masyarakat serta penguatan gotong royong melalui sinergi bersama pemerintah daerah dan pihak terkait.
Dari sisi kebutuhan warga, Alex, perwakilan masyarakat Dusun Mulia, mengapresiasi program TMMD. Ia berharap kebutuhan rumah sementara bagi warga yang membutuhkan turut diperhatikan dan perbaikan lapangan voli dapat mendukung pemanfaatan fasilitas tersebut secara optimal.
Kodim 1701/Jayapura berharap seluruh sasaran pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Kampung Sabron Sari berjalan sesuai target. Setelah pekerjaan selesai, masyarakat diharapkan ikut memelihara hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan. (Humas/Red/Pendim1701)
What's Your Reaction?

