Pratu Figo Ratakan Beton Sentuhan Akhir yang Menentukan Kualitas Jalan TMMD
Pratu Figo Ratakan Beton Sentuhan Akhir yang Menentukan Kualitas Jalan TMMD
Banjarnegara - Hamparan adukan beton yang masih basah perlahan berubah menjadi permukaan jalan yang rapi berkat tangan-tangan terampil anggota Satgas TMMD Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0704/Banjarnegara. Di antara mereka, tampak Pratu Figo dari Yonif 405/Suryakusuma dengan penuh ketelitian meratakan material cor bersama warga di Dusun Kunir RT 01 RW 09, Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara, Minggu (19/07/2026).
Menggunakan alat perata, Pratu Figo bergerak perlahan mengikuti jalur pengecoran. Setiap ayunan tangannya dilakukan dengan cermat agar permukaan rabat beton benar-benar rata dan memiliki ketebalan sesuai standar. Pekerjaan yang tampak sederhana itu justru menjadi tahapan penting dalam menghasilkan jalan yang kuat, nyaman, dan tahan lama.
Di sisi lain, warga terus berdatangan membantu proses pengecoran. Ada yang mengangkut adukan beton menggunakan angkong, ada yang menuangkan material, dan sebagian lagi membantu merapikan sisi jalan. Kolaborasi yang terjalin tanpa mengenal lelah menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih tumbuh kuat di Desa Gumelem Kulon.
Pratu Figo mengaku bangga dapat terlibat langsung dalam pembangunan yang akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Baginya, setiap meter jalan yang selesai diratakan bukan sekadar hasil pekerjaan, melainkan bentuk pengabdian kepada rakyat yang menjadi bagian dari tugas seorang prajurit.
Pembangunan rabat beton yang menjadi sasaran fisik utama TMMD memiliki panjang 737 meter, lebar 2,5 meter, dan ketebalan 0,15 meter. Hingga Minggu (19/07/2026), progres pengerjaannya telah mencapai 14 persen. Capaian tersebut menunjukkan hasil kerja sama yang solid antara Satgas TMMD dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa.
Suasana di lokasi pembangunan dipenuhi semangat kebersamaan. TNI dan warga bekerja tanpa memandang perbedaan. Mereka saling membantu, berbagi tugas, dan menjaga kekompakan agar setiap tahapan pekerjaan dapat berjalan dengan baik. Kehangatan itu semakin memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat yang menjadi ruh pelaksanaan TMMD.
Program TMMD Reguler ke-129 mengusung tema "TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa". Tema tersebut bukan sekadar slogan, tetapi benar-benar tercermin dalam setiap aktivitas di lapangan. Mulai dari proses pencampuran material, pengangkutan, pengecoran, hingga perataan beton, seluruh pekerjaan dilakukan secara bersama-sama dengan semangat pengabdian.
Rabat beton yang dibangun diharapkan mampu meningkatkan akses transportasi masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendukung aktivitas ekonomi warga Desa Gumelem Kulon. Infrastruktur yang lebih baik juga akan memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Bagi Pratu Figo, pekerjaan meratakan beton adalah sentuhan akhir yang menentukan kualitas jalan. Di balik setiap gerakan tangannya, tersimpan harapan agar jalan yang dibangun melalui TMMD dapat menjadi akses yang kokoh dan bermanfaat bagi masyarakat selama bertahun-tahun. Dari kebersamaan antara prajurit dan warga inilah, pembangunan tidak hanya menghasilkan infrastruktur, tetapi juga mempererat persaudaraan dalam membangun negeri dari desa.(Pendimbna).
What's Your Reaction?

