Pembangunan Jembatan Garuda Gantung Pedagangan Terus Berjalan, Hadirkan Harapan Baru bagi Ribuan Warga
Kabupaten Tegal – Semangat gotong royong dan pengabdian kepada masyarakat terus diwujudkan Kodim 0712/Tegal melalui pembangunan Jembatan Garuda Gantung Sungai Dukuh yang menghubungkan Desa Pedagangan, Kecamatan Dukuhwaru dengan Desa Pakembaran, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal. Rabu (29/07)
Jembatan dengan bentang sungai sepanjang 40 meter ini dibangun untuk membuka akses yang lebih aman dan mudah bagi masyarakat. Kehadirannya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi sekitar 1.500 jiwa dari 2.000 Kepala Keluarga (KK) yang selama ini mengandalkan jalur tersebut untuk beraktivitas, baik menuju tempat kerja, sekolah, maupun mengangkut hasil pertanian dan kebutuhan sehari-hari.
Saat ini progres pembangunan menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Tim pelaksana konstruksi Kodim 0712/Tegal telah menyelesaikan seluruh pekerjaan tahap awal, meliputi pembersihan lahan, perataan lahan, pemasangan bowplank, penggalian lubang pondasi, pembuatan lantai kerja pondasi, langsir material, hingga pengecoran pondasi yang seluruhnya telah mencapai 100 persen.
Memasuki tahap berikutnya, pekerjaan pemasangan tiang pilon telah dimulai dan kini mencapai 18 persen. Sementara itu, pemasangan plang identitas jembatan beserta pengecatan akan dilaksanakan setelah tahapan konstruksi utama selesai.
Komandan Kodim 0712/Tegal, Letkol Inf Rachmat Ferdiantono, S.H., M.Han, menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan bentuk nyata kepedulian TNI AD dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi kehidupan warga.
"Jembatan ini bukan sekadar menghubungkan dua wilayah, tetapi juga menjadi penghubung harapan masyarakat untuk memperoleh akses yang lebih aman, cepat, dan nyaman. Kami berharap kehadiran Jembatan Garuda dapat meningkatkan aktivitas ekonomi, pendidikan, serta mempererat hubungan sosial masyarakat di kedua desa," ungkap Dandim.
Antusiasme masyarakat pun terus terlihat selama proses pembangunan berlangsung. Warga berharap pembangunan dapat segera rampung sehingga akses penyeberangan yang selama ini cukup sulit, terutama saat debit sungai meningkat, dapat segera teratasi.
Melalui sinergi antara TNI dan masyarakat, pembangunan Jembatan Garuda Gantung Sungai Dukuh diharapkan menjadi simbol kebersamaan dalam membangun desa, sekaligus menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi generasi mendatang.
What's Your Reaction?

