Olahraga sebagai Instrumen Pendekatan Sosial TMMD di Sabron Sari
Olahraga sebagai Instrumen Pendekatan Sosial TMMD di Sabron Sari
PAPUA, Sentani – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1701/Jayapura menggelar perlombaan bola voli bersama masyarakat di Dusun Mulia, Kampung Sabron Sari, Distrik Sentani Barat, Kabupaten Jayapura, Rabu (28/10/2026). Kegiatan ini dapat dilihat sebagai instrumen pendekatan sosial yang efektif dalam pelaksanaan program TMMD.
Secara konseptual, TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga pada pembangunan sosial masyarakat. Perlombaan bola voli yang dikoordinasikan oleh Kapten Inf Andi Hari Setiawan bersama Serka Frets Yohanes dan Serka Arnol Waroi ini menjadi contoh bagaimana olahraga dapat digunakan sebagai alat untuk mempererat hubungan antara personel TNI dan warga.
Pertama, olahraga menciptakan ruang interaksi yang setara. Di lapangan voli, tidak ada sekat antara TNI dan masyarakat. Semua berbaur dalam satu permainan. Hal ini berbeda dengan interaksi formal yang mungkin terjadi dalam kegiatan pembangunan fisik. Kedua, olahraga memberikan suasana santai dan terbuka. Warga merasa lebih bebas untuk berbicara, bercanda, dan berbagi cerita dengan personel TNI. Ketiga, olahraga melibatkan berbagai kelompok warga, termasuk tim putri Mulia, tim Mata Air, tim putra Imam Babtis, dan tim Pilu Karume. Ini menunjukkan bahwa kegiatan tersebut inklusif.
Tema TMMD tahun 2026, "TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa", sangat relevan dengan kegiatan ini. Tema tersebut menekankan pentingnya kebersamaan dalam mendukung pembangunan di tingkat desa. Melalui perlombaan bola voli, personel Satgas TMMD dan masyarakat memiliki ruang untuk berinteraksi dalam suasana kebersamaan. Olahraga menjadi sarana untuk mempertemukan warga dalam kegiatan positif, sekaligus mendukung kedekatan sosial selama pelaksanaan program TMMD di wilayah tersebut.
Hasil pertandingan, yakni kemenangan tim putri Mulia atas tim Mata Air dan tim putra Pilu Karume atas tim Imam Babtis, menjadi bagian dari rangkaian perlombaan. Namun, esensi kegiatan ini bukan pada hasil, melainkan pada proses interaksi yang terjadi. Dengan demikian, perlombaan bola voli di Kampung Sabron Sari dapat menjadi model bagi kegiatan serupa di wilayah lain, bahwa pendekatan sosial melalui olahraga dapat memperkuat hubungan TNI dan masyarakat. (Humas/Red/Pendim1701)
What's Your Reaction?

