Kepala Desa Gumelem Kulon Optimistis TMMD Hadirkan Perubahan Nyata bagi Masyarakat

Kepala Desa Gumelem Kulon Optimistis TMMD Hadirkan Perubahan Nyata bagi Masyarakat

Jul 16, 2026 - 13:00
 0  1
Kepala Desa Gumelem Kulon Optimistis TMMD Hadirkan Perubahan Nyata bagi Masyarakat

Banjarnegara - Senyum optimistis terpancar dari wajah Kepala Desa Gumelem Kulon, Arif Machbub, saat menyaksikan anggota Satgas TMMD Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 bersama masyarakat bergotong royong membangun desanya. Bagi Arif, kehadiran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) bukan sekadar menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga menjadi momentum yang mempererat persatuan warga dalam mewujudkan kemajuan desa.

 

Pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0704/Banjarnegara di Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, mengusung tema "TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa". Sejak resmi dimulai, suasana kebersamaan begitu terasa di setiap sudut lokasi pekerjaan. Prajurit TNI, pemerintah desa, dan masyarakat bekerja berdampingan demi menyelesaikan berbagai sasaran pembangunan yang telah direncanakan, Kamis (16/07/2026).

 

Arif Machbub mengaku bersyukur karena Desa Gumelem Kulon dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan TMMD Reguler tahun ini. Menurutnya, program tersebut membawa harapan besar bagi masyarakat yang selama ini mendambakan peningkatan infrastruktur sebagai penunjang aktivitas sehari-hari.

 

"Atas nama pemerintah desa dan seluruh masyarakat Gumelem Kulon, kami mengucapkan terima kasih kepada TNI, khususnya Kodim 0704/Banjarnegara, yang telah memilih desa kami sebagai lokasi TMMD. Ini merupakan anugerah sekaligus kesempatan untuk mempercepat pembangunan desa," ungkap Arif.

 

Ia menjelaskan bahwa sasaran fisik TMMD tahun ini sangat lengkap dan menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung. Pembangunan utama berupa rabat beton sepanjang 737 meter dengan lebar 2,5 meter dan ketebalan 0,15 meter akan menjadi akses vital yang menghubungkan aktivitas warga, mulai dari pertanian, pendidikan, hingga kegiatan ekonomi.

 

Selain pembangunan jalan, Satgas TMMD juga membangun Talud 1 sepanjang 75 meter dengan tinggi 1,5 meter, Talud 2 sepanjang 20 meter dengan tinggi 2 meter, Talud 3 sepanjang 32 meter dengan tinggi 2,5 meter, Talud 4 sepanjang 23 meter dengan tinggi 3,9 meter, Talud 5 sepanjang 27 meter dengan tinggi 1,5 meter, serta Talud 6 sepanjang 15 meter dengan tinggi 5 meter. Seluruh talud tersebut dibangun untuk memperkuat badan jalan dan mencegah terjadinya longsor di sejumlah titik yang rawan.

 

Tak hanya itu, program TMMD juga mencakup pembangunan enam unit plat beton, satu unit pos kamling, serta rehabilitasi lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga. Menurut Arif, seluruh sasaran tersebut merupakan kebutuhan yang telah lama dinantikan masyarakat.

 

Ia menilai bahwa pembangunan jalan dan talud akan memberikan dampak besar terhadap kelancaran mobilitas warga, terutama para petani yang setiap hari mengangkut hasil panen. Sementara itu, pembangunan RTLH akan meningkatkan kualitas hidup keluarga penerima manfaat, sedangkan pos kamling menjadi sarana untuk memperkuat keamanan lingkungan.

 

Lebih dari sekadar pembangunan fisik, Arif melihat TMMD sebagai wadah memperkuat budaya gotong royong. Setiap hari, masyarakat secara sukarela datang membantu anggota Satgas TMMD, mulai dari mengangkut material, meratakan adukan beton, hingga membersihkan lokasi pekerjaan.

 

"Kami melihat semangat gotong royong warga semakin kuat. Kehadiran bapak-bapak TNI menjadi motivasi bagi masyarakat untuk bersama-sama membangun desa. Kebersamaan seperti inilah yang menjadi kekuatan utama dalam pembangunan," katanya.

 

Menurutnya, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat merupakan contoh nyata bahwa pembangunan akan berhasil apabila dilakukan secara bersama-sama. Ia berharap seluruh hasil pembangunan TMMD dapat dirawat dengan baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh seluruh warga.

 

Di tengah deru mesin molen, ayunan cangkul, dan tawa kebersamaan antara prajurit serta masyarakat, Desa Gumelem Kulon tengah menorehkan sejarah baru. TMMD Reguler ke-129 bukan hanya membangun jalan, talud, pos kamling, maupun rumah layak huni, tetapi juga membangun harapan, memperkuat persatuan, dan menumbuhkan optimisme akan masa depan desa yang lebih maju.

 

Bagi Arif Machbub, keberhasilan TMMD bukan hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, melainkan dari tumbuhnya semangat kebersamaan yang akan terus hidup di tengah masyarakat. Dengan langkah yang disatukan antara TNI dan rakyat, cita-cita membangun negeri dari desa bukan lagi sekadar slogan, melainkan kenyataan yang kini mulai terwujud di Desa Gumelem Kulon.(Pendimbna).

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

wahyu Saya adalah IT dari javatech, saya seorang fullstack developer. Sekaligus saya adalah penanggung jawab dari PT JAVATECH DIGITAL GROUP