Jembatan Beton Sungai Mbawang Mulai Dicor Akses Warga Paweden Segera Terhubung
Jembatan Beton Sungai Mbawang Mulai Dicor Akses Warga Paweden Segera Terhubung
Banjarnegara - Harapan warga Dusun Kasimpar dan Dusun Duren, Desa Paweden, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara, perlahan mulai menemukan bentuknya. Di atas Sungai Mbawang, sebuah jembatan beton sedang dibangun untuk membuka akses yang lebih mudah bagi masyarakat.
Pembangunan tersebut merupakan bagian dari Jembatan Garuda Tahap V dan Pembangunan Jembatan Beton Tahap VI di wilayah Kodim 0704/Banjarnegara. Jembatan Beton Sungai Mbawang yang berada di Desa Paweden RT 02/RW 02 kini telah memasuki tahap pengecoran, Kamis (27/08/2026).
Jembatan tersebut memiliki panjang bentangan 13 meter dengan lebar 2,5 meter. Kehadirannya diharapkan menjadi penghubung penting bagi masyarakat, khususnya warga Dusun Kasimpar menuju Dusun Duren, Desa Paweden.
Di lokasi pembangunan, proses pengecoran dilakukan dengan penuh kehati-hatian. Setiap bagian konstruksi dikerjakan secara bertahap agar jembatan yang dibangun memiliki kekuatan dan ketahanan sesuai kebutuhan.
Pasiter Kodim 0704/Banjarnegara Kapten Inf Koko Suwarko menyampaikan bahwa pembangunan jembatan merupakan bagian dari upaya menghadirkan akses yang lebih baik bagi masyarakat di wilayah pedesaan.
Menurutnya, keberadaan jembatan tidak hanya berkaitan dengan sarana transportasi. Lebih jauh, akses tersebut dapat menunjang aktivitas masyarakat, termasuk mobilitas warga, kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun aktivitas sosial lainnya.
Bagi masyarakat Paweden, jembatan ini memiliki arti penting. Selama ini keberadaan sungai menjadi salah satu bagian yang harus diperhatikan dalam mobilitas warga antardusun. Dengan tersedianya jembatan beton, masyarakat memiliki harapan terhadap akses yang lebih mudah dan aman.
Pembangunan Jembatan Garuda menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur di wilayah yang secara langsung bersentuhan dengan kehidupan masyarakat.
Proses pengerjaan pun menjadi ruang bertemunya semangat gotong royong. TNI dan masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran pembangunan agar dapat diselesaikan sesuai tahapan yang telah direncanakan.
Jembatan yang sedang dicor tersebut nantinya bukan hanya menjadi bangunan beton yang berdiri di atas Sungai Mbawang. Ia akan menjadi bagian dari kehidupan warga dilewati anak-anak menuju sekolah, digunakan petani membawa hasil pertanian, serta menjadi jalur penghubung aktivitas sehari-hari masyarakat.
Kapten Inf Koko Suwarko menegaskan pentingnya dukungan dan keterlibatan masyarakat dalam menjaga hasil pembangunan setelah jembatan selesai dikerjakan.
Sebab, pembangunan infrastruktur akan memberikan manfaat lebih panjang apabila dirawat bersama. Jembatan yang dibangun hari ini diharapkan dapat digunakan masyarakat dalam jangka waktu lama dan terus menjadi bagian dari perkembangan wilayah Desa Paweden.
Pembangunan Jembatan Beton Sungai Mbawang sekaligus menunjukkan bahwa pembangunan dari wilayah pedesaan memiliki dampak yang besar. Satu jembatan dapat membuka akses, memperpendek jarak, dan memperlancar hubungan antarwilayah.
Kini, beton mulai mengikat rangka jembatan di atas Sungai Mbawang. Sebentar lagi, bentangan 13 meter itu bukan lagi sekadar bangunan, tetapi akan menjadi jalan penghubung yang membawa warga Dusun Kasimpar dan Dusun Duren menuju aktivitas yang lebih mudah, aman, dan lancar.(Pendimbna).
What's Your Reaction?

