Di Balik Kokohnya Bangunan TMMD Ada Ketelatenan Tangan Muda Bernama Margo
Di Balik Kokohnya Bangunan TMMD Ada Ketelatenan Tangan Muda Bernama Margo
Banjarnegara - Di sudut lokasi pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 TA 2026 Kodim 0704/Banjarnegara, suara benturan besi terdengar berirama. Di antara tumpukan material bangunan, seorang pemuda tampak tekun membengkokkan besi satu demi satu hingga membentuk begel, komponen penting yang akan memperkuat konstruksi bangunan.
Pemuda itu adalah Margo (26), warga Dusun Kunir RT 01/RW 09, Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan. Dengan penuh ketelitian, ia bekerja bersama anggota Satgas TMMD menyiapkan begel yang nantinya digunakan dalam pembangunan sasaran fisik TMMD, Selasa (21/07/2026).
Pekerjaan membuat begel memang tidak selalu menjadi perhatian banyak orang. Namun, dari tangan-tangan terampil seperti Margo, lahir rangka besi yang menjadi penopang kekuatan sebuah bangunan. Ia mengukur, membengkokkan, lalu merapikan setiap batang besi dengan penuh kesabaran.
"Kalau begelnya dibuat rapi dan ukurannya tepat, bangunannya juga akan lebih kuat. Saya senang bisa ikut membantu pembangunan desa bersama bapak-bapak TNI," tutur Margo sambil melanjutkan pekerjaannya.
Di lokasi TMMD, tidak ada pekerjaan yang dianggap kecil. Setiap warga mengambil peran sesuai kemampuan masing-masing. Ada yang mengangkut material, mengaduk semen, memasang batu, hingga membuat begel seperti yang dilakukan Margo. Seluruhnya menjadi bagian dari semangat gotong royong yang tumbuh selama pelaksanaan TMMD.
Kehadiran generasi muda seperti Margo menjadi bukti bahwa pembangunan desa bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau TNI, tetapi juga menjadi kepedulian masyarakat, terutama kaum muda yang ingin melihat desanya semakin maju.
Danramil 09/Susukan, Kapten Inf Masrukin, mengapresiasi antusiasme masyarakat yang terus mendukung setiap kegiatan TMMD. Menurutnya, keterlibatan warga dalam setiap proses pembangunan menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan program tersebut.
"Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat, termasuk generasi muda seperti Margo, merupakan modal besar dalam membangun desa. Kehadiran warga di lokasi TMMD menunjukkan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat bukan hanya slogan, tetapi benar-benar diwujudkan melalui kerja nyata di lapangan," ungkapnya.
Ia menambahkan, TMMD tidak hanya menghasilkan pembangunan fisik berupa jalan, jembatan, maupun fasilitas lainnya, tetapi juga membangun karakter masyarakat yang peduli, kompak, dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap kemajuan desanya.
Mengusung tema "TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa," TMMD Reguler ke-129 Kodim 0704/Banjarnegara terus menghadirkan kisah-kisah inspiratif tentang kebersamaan. Dari tangan-tangan sederhana seperti milik Margo, tersusun harapan akan desa yang lebih maju, sekaligus menjadi bukti bahwa pembangunan yang kokoh selalu diawali dengan semangat gotong royong yang kuat.(Pendimbna).
What's Your Reaction?

