Bingkisan Sembako Jadi Simbol Kepedulian Tim Wasev untuk Warga Gumelem Kulon

Aug 11, 2026 - 09:38
 0  1
Bingkisan Sembako Jadi Simbol Kepedulian Tim Wasev untuk Warga Gumelem Kulon

Banjarnegara - Senyum dan rasa haru mewarnai kunjungan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD Reguler ke-129 TA 2026 di Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara, Selasa (11/08/2026).

Di tengah rangkaian kegiatan peninjauan program TMMD, sebuah momen sederhana namun penuh makna terjadi ketika sejumlah bingkisan sembako diserahkan kepada masyarakat. Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian sekaligus perhatian kepada warga yang selama ini ikut mendukung pelaksanaan TMMD.

Penyerahan bingkisan dilakukan oleh Sekda Kabupaten Banjarnegara Hendro Cahyono, S.E., M.Si., yang mewakili Bupati Banjarnegara, didampingi Kepala Desa Gumelem Kulon Arief Machbub.

Bingkisan tersebut diberikan kepada warga dalam suasana penuh keakraban. Tidak ada jarak antara pejabat, prajurit, dan masyarakat. Semuanya menyatu dalam semangat kebersamaan yang menjadi ruh utama pelaksanaan TMMD.

Momen tersebut berlangsung di hadapan Ketua Tim PJO Irut-4/Bin PKBN Itter Itum Itjenad Kolonel Kav. Budiman Ciptadi, S.A.P., M.Han., yang hadir dalam rangka pengawasan dan evaluasi pelaksanaan TMMD Reguler ke-129.

Kolonel Kav. Budiman Ciptadi didampingi Dandim 0704/Banjarnegara Letkol Inf Nodelismen Hulu, S.Pd., selaku Dansatgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0704/Banjarnegara.Turut hadir Letda Czi Boby Arista, Pama Sterad, Tim PKO Kodam, serta Pamen Ahli Bidang Ilpengtek dan LH Sahli Pangdam IV/Diponegoro Kolonel Inf. Erwin Ekagita Yuana, S.I.P., M.Si.

Jajaran Forkopimda Kabupaten Banjarnegara juga hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan bahwa pelaksanaan TMMD merupakan kerja bersama yang melibatkan TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat.Bagi warga Gumelem Kulon, bingkisan sembako mungkin terlihat sederhana. Namun, perhatian tersebut memiliki arti tersendiri bagi masyarakat yang selama berminggu-minggu ikut menyaksikan sekaligus membantu proses pembangunan di desanya.

Masyarakat bukan hanya menjadi penerima manfaat pembangunan. Mereka juga menjadi bagian dariprosesnya. Sejak awal, warga turut bergotong royong membantu Satgas TMMD menyelesaikan berbagai sasaran fisik dan nonfisik.Semangat kebersamaan itu pula yang membuat pelaksanaan TMMD di Gumelem Kulon terasa berbeda. Pembangunan jalan, talud, Pos Kamling, RTLH, dan berbagai sasaran lainnya dikerjakan dengan melibatkan masyarakat.

Kepala Desa Gumelem Kulon Arief Machbub menyadari bahwa dukungan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam keberhasilan program tersebut. Pemerintah desa terus mendorong warga untuk ikut menjaga dan merawat hasil pembangunan.

Sementara itu, kehadiran Sekda Banjarnegara yang mewakili Bupati menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap program TMMD. Sinergi tersebut diharapkan tidak berhenti ketika program TMMD selesai, tetapi terus berlanjut dalam pembangunan desa.

Tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa” pun terasa nyata dalam momen tersebut.

Bukan hanya tentang membangun infrastruktur, tetapi juga membangun hubungan antarmanusia, menumbuhkan kepedulian, dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Bingkisan sembako akhirnya menjadi lebih dari sekadar bantuan. Ia menjadi simbol bahwa di balik pembangunan fisik yang terlihat kokoh, ada perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat yang menjadi tujuan utama pengabdian.

Dari Gumelem Kulon, pesan itu kembali menguat: pembangunan akan lebih berarti ketika dikerjakan bersama, dirasakan bersama, dan manfaatnya kembali untuk masyarakat.(Pendimbna).

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

wahyu Saya adalah IT dari javatech, saya seorang fullstack developer. Sekaligus saya adalah penanggung jawab dari PT JAVATECH DIGITAL GROUP