Persiapan Pengecoran Babinsa Nimboran dan Satgas Jembatan Yon TP 814/JZA Pasang Bekisting

Persiapan Pengecoran Babinsa Nimboran dan Satgas Jembatan Yon TP 814/JZA Pasang Bekisting

Jun 25, 2026 - 10:26
 0  6
Persiapan Pengecoran Babinsa Nimboran dan Satgas Jembatan Yon TP 814/JZA Pasang Bekisting

Sentani – Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat terus dibuktikan lewat program unggulan Jembatan Garuda. Saat ini, progres pembangunan jembatan tersebut di Kampung Singriway 2, Sungai Kaibu, Distrik Nimbokrang, Kabupaten Jayapura, terus berjalan cepat dan terarah. Pekerjaan digerakkan oleh Babinsa Koramil 1701‑11/Nimboran, Serka William Umamitmu, bersama seluruh personel Satgas Jembatan Yon TP 814/JZA. Rabu (24/6/2026).

Jembatan Garuda merupakan salah satu langkah strategis untuk memperkuat konektivitas antar kampung serta membuka akses wilayah yang selama ini masih terisolasi termasuk di berbagai pelosok Papua.

Memasuki tahap akhir, tim pembangun kini telah sampai pada tahap krusial: pemasangan papan bekisting atau “mal”. Ini adalah persiapan utama sebelum pengecoran struktur utama jembatan dimulai. Tahapan ini sangat menentukan bentuk, kerapatan, dan kekuatan beton, sehingga dikerjakan dengan ketelitian tinggi agar hasilnya sesuai standar keamanan dan ketahanan konstruksi.

Di tengah medan yang tidak selalu mudah serta berbagai tantangan lapangan, Serka William dan rekan‑rekan tetap bekerja dengan semangat dan dedikasi penuh. Setiap bagian dikerjakan bertahap namun pasti, demi menjamin jembatan yang kokoh, awet, dan aman dilalui semua kalangan.

Bagi Serka William, pembangunan ini bukan sekadar mendirikan bangunan fisik. Ada makna lebih dalam: membangun harapan bagi masyarakat yang sudah lama menanti akses transportasi yang lebih baik.

“Kami bergerak sekuat tenaga bersama Satgas Jembatan Yon TP 814/JZA agar jadwal pembangunan tetap terjaga. Saat ini fokus kami pemasangan mal sebelum pengecoran dimulai. Ke depannya, kami berharap jembatan ini menjadi jalan yang melancarkan hidup warga memudahkan mobilitas, memperlancar hasil bumi, hingga membuka peluang ekonomi baru bagi Kampung Singriway 2 dan sekitarnya,” tegas Serka William Umamitmu.

Keberadaan jembatan ini nantinya akan menjadi penghubung vital yang menyatukan wilayah. Manfaatnya tak hanya soal perjalanan: hasil pertanian akan lebih mudah dipasarkan, anak‑anak lebih mudah menjangkau sekolah, dan warga lebih cepat mendapatkan layanan kesehatan. Inilah tujuan utama program Jembatan Garuda: menghapus keterisolasian dan mendorong kesejahteraan nyata.

Dengan semangat gotong‑royong dan kemanunggalan TNI bersama rakyat, pembangunan Jembatan Garuda Sungai Kaibu terus bergerak menuju penyelesaian. Semakin dekat rampung, semakin dekat pula manfaat besar yang akan dirasakan masyarakat Papua. (Redaksi Papua)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow